<div style='background-color: none transparent;'></div>

Baca Selengkapnya

Followers

Total Pageviews

Powered By Blogger

Popular Posts

Showing posts with label Konsep Materi Keperawatan. Show all posts
Showing posts with label Konsep Materi Keperawatan. Show all posts

Kumpulan Lembar DDTK dan DDST

Tuesday, June 25, 2013

Assalamu alaikum Wr. Wb.






Lembar Grafik Lingkar Kepala Laki-Laki





Lembar Grafik Lingkar Kepala Perempuan





Lembar Tabel BB/TB (Direktorat Gizi Masyarakat 2002) 

 



Lembar DDST (Denver Development Screening Test)




Semoga dapat bermanfaat salam " Frenshilgo "

Continue Reading | komentar

Cara Mencari Jurnal Keperawatan

Tuesday, May 7, 2013

Assalamu alaikum Wr. Wb.








Berikut adalah beberapa alamat jurnal keperawatan online yang mana terbagi menjadi beberapa departemen (untuk memudahkan pencarian sobat bisa mengunakan tombol "Ctrl+F" pada keyboard). Untuk mengunjunginya, klik saja pada kata-kata yang berwarna merah.
  1. AAACN Viewpoint: Jurnal tentang Ambulatory Care Nursing
  2. African Journal of Midwifery & Women’s Health: Jurnal tentang maternitas dan kesehatan ibu
  3. AORN Journal: Jurnal tentang keperawatan perioperatif
  4. Archives of Psychiatric Nursing: Jurnal tentang keperawatan jiwa
  5. Australian Journal of Advanced Nursing: Jurnal tentang Advanced Nursing
  6. British Journal of Neuroscience Nursing: Jurnal tentang keperawatan bedah syaraf
  7. Critical Care Nursing Clinics of North America: Jurnal tentang keperawatan kritis
  8. European Journal of Oncology Nursing: Jurnal tentang keperawatan onkologi
  9. Evidence-Based Nursing: Jurnal tentang Evidence-Based Nursing
  10. Gastrointestinal Nursing: Jurnal tentang gastroenterology
  11. Geriatric Nursing: Jurnal tentang keperawatan geriatrik
  12. Heart & Lung: The Journal of Acute & Critical Care: Jurnal tentang masalah jantung paru akut dan kritis
  13. Human Resources for Health: Jurnal tentang pengembangan sumber daya kesehatan
  14. Infant: Jurnal tentang infant & neonatal
  15. International Emergency Nursing: Jurnal tentang keperawatan gawat darurat
  16. International Journal of Nursing Knowledge: Jurnal tentang isu & tren keperawatan
  17. International Journal of Nursing Studies: Jurnal tentang isu & tren keperawatan
  18. International Journal of Orthopedic Trauma Nursing: Jurnal tentang keperawatan ortopedi dan trauma
  19. International Nursing Review: Jurnal tentang kebijakan & advokasi keperawatan
  20. Issues in Mental Health Nursing: Jurnal tentang isu keperawatan kesehatan mental
  21. Journal of Addictions Nursing: Jurnal tentang keperawatan adiksi (kecanduan)
  22. Journal of the Association of Nurses in AIDS Care: Jurnal tentang perawatan AIDS
  23. Journal of Community Health Nursing: Jurnal tentang keperawatan kesehatan komunitas
  24. Journal of Emergency Nursing: Jurnal tentang keperawatan gawat darurat
  25. Journal of Neonatal Nursing: Jurnal tentang keperawatan neonatal
  26. Journal of Neuroscience Nursing: Jurnal tentang keperawatan Neuroscience
  27. Journal of Pediatric Nursing: Jurnal tentang keperawatan pediatrik
  28. Journal of PeriAnesthesia Nursing: Jurnal tentang keperawatan anastesi
  29. Journal of Professional Nursing: Jurnal tentang pendidikan dan kebijakan keperawatan
  30. Journal of Vascular Nursing: Jurnal tentang keperawatan vaskular
  31. MEDSURG Nursing: Jurnal tentang keperawatan medikal bedah
  32. Neonatal Network® The Journal of Neonatal Nursing: Jurnal tentang keperawatan di NICU
  33. Nursing Clinics of North America: Jurnal tentang keperawatan klinik
  34. Nursing Education Perspectives: Jurnal tentang pendidikan keperawatan
  35. Nursing Economics: Jurnal tentang isu kesejahteraan perawat
  36. Nurse Education Today: Jurnal tentang pendidikan keperawatan
  37. Nurse Leader: Jurnal tentang kepemimpinan keperawatan
  38. Nursing Outlook: Jurnal tentang isu & tren keperawatan
  39. Nursing Standard: Jurnal tentang standar keperawatan
  40. Nursing Times: Jurnal tentang pengembangan keperawatan
  41. Oncology Nursing Forum: Jurnal tentang keperawatan onkologi
  42. Open Nursing Journal: Jurnal tentang manajemen pelayanan kesehatan
  43. Pain Management Nursing: Jurnal tentang manajemen nyeri
  44. Pediatric Nursing: Jurnal tentang keperawatan pediatrik
  45. Seminars in Oncology Nursing: Jurnal tentang keperawatan onkologi
  46. Teaching & Learning in Nursing: Jurnal tentang pembelajaran keperawatan
  47. The Journal for Nurse Practitioners (JNP): Jurnal tentang praktik keperawatan
  48. Urologic Nursing Journal: Jurnal tentang keperawatan urologi
  49. Western Journal of Nursing Research: Jurnal tentang isu & tren keperawatan

Sumber


Semoga dapat bermanfaat salam " Frenshilgo "



Continue Reading | komentar (7)

Memperkirakan Waktu Persalinan dengan Rumus Naegele

Wednesday, April 24, 2013

Assalamu alaikum Wr. Wb.



















Kehamilan umumnya berlangsung selama 250 hari atau 40 minggu. Untuk memperkirakan waktu persalinan bisa menggunakan langkah-langkah berikut:
  1. Tentukan hari pertama dari periode menstruasi normal yang terakhir (Hari Pertama Haid Terakhir, HPHT); Ini adalah hari ke-1
  2. Hitung mundur 3 bulan dari tanggal tersebut
  3. Tambahkan 1 tahun dan 7 hari dari tanggal tersebut.
Metode ini disebut Rumus Naegele, dan berdasarkan pada siklus menstruasi normal 28 hari. Para wanita mungkin memiliki siklus yang lebih panjang atau lebih pendek, namun demikian, persalinan dalam 2 minggu sebelum atau sesudah tanggal perkiraan dianggap normal.
Misalnya,
  1. HPHT tanggal 1 Oktober 2012
  2. Hitung mundur 3 bulan yaitu 1 Juli 2012
  3. Tambahkan 1 tahun, 7 hari menjadi 8 Juli 2013

Semoga dapat bermanfaat salam " Frenshilgo "

sumber : http://www.blogners.com
Continue Reading | komentar

Kumpulan Kuesioner /Alat UkurPenelitian

Monday, February 4, 2013

Assalamu alaikum Wr. Wb.

Hai sobat, kali ini saya ingin berbagi kepada sobat semuanya yang sedang membutuhkan atau lagi mencari Kuesioner /Alat UkurPenelitian, maka disini saya ingin berbagi kepada sobat semuanya. Silahkan dicari sesuai yang sobat inginkan (untuk memudahkan pencarian maka gunakan tombol Ctrl + F di keyboard sobat) :


  1. Alat ukur ADL (Activity Daily Living) atau Aktivitas sehari-hari dengan :
    *  Indek's Barthel ADL
    *  Indeks Katz
    *  Indeks Modifikasi
  2. Kuesioner Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Peran Keluarga dengan Kemapuan ADL pada lansia. Download
  3. Kuesioner Tingkat Stress Pada Lansia. Download
  4. Kuesioner Kejadian Insomnia pada lansia. Download 

Semoga dapat bermanfaat salam " Frenshilgo "



Catatan :
Link dibawah ini akan mengantarkan sobat kesitus adl.ly. Jika situs tersebut sudah terbuka, silahkan tunggu 5 detik dan klik tombol SKIP AD yang berada di pojok kanan atas dari Browser sobat  untuk masuk ke Hosting download.

Continue Reading | komentar (19)

Terapi Aktivitas Kelompok (TAK) Orientasi Realita

Saturday, January 26, 2013


Manusia sebagai mahluk social yang hidup berkelompok dimana satu dengan yang lainnya saling berhubungan untuk memenuhi kebutuhan social. Kebutuhan social yang dimaksud antara lain : rasa menjadi milik orang lain atau keluarga, kebutuhan pengakuan orang lain, kebutuhan penghargaan orang lain dan kebutuhan pernytaan diri.
Secara individu selalu berada dalam kelompok, sebagai contoh individu berada dalam satu keluarga. Dengan demikian ada dasarnya individu memerlukan hubungan timbal balik, hal ini bisa melalaui kelompok.
Penggunaan kelompok dalam praktek keperawatan jiwa memberikan dampak positif dalam upaya pencegahan dalam upaya pencegahan, pengobatan atau terapi serta pemulihan kesehatan seseorang. Meningkatnya penggunaan kelompok terapeutik, modalitas merupakan bagian dan memberikan hasil yang positif terhadap perubahan perilaku pasien/klien, dan meningkatkan perilaku adaptif dan mengurangi perilaku maladaptive.
Beberapa keuntungan yang diperoleh individu atau klien melalui terapi aktivitas kelompok melalui dukungan (support), pendidikan meningkatkan pemecahan masalah, meningkatkan hubungan internasional dan juga meningkatkan uji realitas (reality testing) pada klien dengan gangguan orientasi realitas ( Birckhead, 1989).
Terapi aktifitas kelompok sering digunakan dalam praktek kesehatan jiwa, bahkan dewasa ini terapi aktivitas kelompok merupakan hal yang penting dari keterampilan terapeutik dalam keperawatan. Terapi kelompok telah diterima profesi kesehatan.
Pimpinan kelompok dapat menggunakan keunikan individu untuk mendorong anggota kelompok untuk mengungkapkan masalah dan mendapatkan bantuan penyelesaian masalahnya dari kelompok, perawat juga adaptif menilai respon klien selama berada dalam kelompok.

A.    RUMUSAN MASALAH
1.      Apa yang di maksud dengan Terapi Aktivitas Kelompok?
2.      Apa sajakah Jenis TAK Orientasi Realita?
3.      Apa Tujuan dari TAK Orientasi Realita?
4.      Apa Saja Indikasi dari TAK Orientasi Realita?
5.      Bagaimana Sarana dan Prasarana TAK Orientasi Realita?
6.      Bagamana Setting Posisi TAK Orientasi Realita?
7.      Bagaimana Aplikasi TAK Orientasi Realita?

B.     TUJUAN
1.    TUJUAN UMUM
           Agar mahasiswa mengetahui tinjauan terori dan gambaran pelaksanaan TAK Orientasi Realita serta untuk memenuhi tugas Keperawatan Jiwa II pada semester VI.
2.    TUJUAN KHUSUS
a.       Untuk Mengetahui Pengertian Terapi Aktivitas Kelompok.
b.      Untuk Mengetahui Jenis TAK Orientasi Realita.
c.       Untuk Mengetahui Tujuan dari TAK Orientasi Realita.
d.      Untuk Mengetahui Indikasi dari TAK Orientasi Realita.
e.       Untuk Mengetahui Sarana dan Prasarana TAK Orientasi Realita.
f.       Untuk mengetahui Setting Posisi TAK Orientasi Realita.
g.      Untuk mengetahui Aplikasi TAK Orientasi Realita.

Bagi sobat yang membutuhkan materi Terapi Aktivitas Kelompok (TAK) Orientasi Realita baik makalah+SOP, maka bisa Download dibawah ini:
Semoga dapat bermanfaat salam " Frenshilgo "



Catatan :
Link dibawah ini akan mengantarkan sobat kesitus adl.ly. Jika situs tersebut sudah terbuka, silahkan tunggu 5 detik dan klik tombol SKIP AD yang berada di pojok kanan atas dari Browser sobat  untuk masuk ke Hosting download.

Download I Terapi Aktivitas Kelompok (TAK) Orientasi Tealitas
Continue Reading | komentar

Asuhan Keperawatan Dermatitis

Thursday, December 20, 2012

2.1    Konsep Dasar
2.1.1   Pengertian
Dermatitis adalah peradangan kulit ( epidermis dan dermis ) sebagai respon terhadap pengaruh faktor eksogen atau pengaruh faktor endogen, menimbulkan kelainan klinis berupa efloresensi polimorfik ( eritema, edema, papul, vesikel, skuama ) dan keluhan gatal  ( Djuanda, Adhi, 2007 ).
Dermatitis adalah peradangan pada kulit ( imflamasi pada kulit ) yang disertai dengan pengelupasan kulit ari dan pembentukkan sisik ( Brunner dan Suddart 2000 ). Jadi dermatitis adalah peradangan kulit yang ditandai oleh rasa gatal.

2.1.2   Klasifikasi
a)   Dermatitis kontak
Dermatitis kontak adalah respon peradangan kulit akut atau kronik terhadap paparan bahan iritan eksternal yang mengenai kulit.
Dermatitis kontak terbagi 2 yaitu :
·  Dermatitis kontak iritan (mekanisme non imunologik)
·  Dermatitis kontak alergik (mekanisme imunologik spesifik)
      Perbedaan Dermatitis kontak iritan dan kontak alergik
No.

Dermatitis kontak iritan
Dermatitis kontak alergik
1.
Penyebab
Iritan primer
Alergen kontak S.sensitizer
2.
Permulaan
Pada kontak pertama
Pada kontak ulang
3.
Penderita
Semua orang
Hanya orang yang alergik
4.
Lesi
Batas lebih jelas
Eritema sangat jelas
Batas tidak begitu jelas
Eritema kurang jelas
5.
Uji Tempel
Sesudah ditempel 24 jam, bila iritan di angkat reaksi akan segera
Bila sesudah 24 jam bahan allergen di angkat, reaksi menetap atau meluas berhenti.

b)   Dermatitis atopik
Dermatitis atopik adalah keadaan peradangan kulit kronis dan residif, disertai gatal dan umumnya sering terjadi selama masa bayi dan anak-anak, sering berhubungan dengan peningkatan kadar IgE dalam serum dan riwayat atopi pada keluarga atau penderita. Kelainan kulit berupa papul gatal, yang kemudian mengalami ekskoriasi dan likenifikasi, tempatnya dilipatan atau fleksural..
c)    Dermatitis numularis
Merupakan dermatitis yang bersifat kronik residif dengan lesi berukuran sebesar uang logam dan umumnya berlokasi pada sisi ekstensor ekstremitas.
d)   Dermatitis seboroik
Merupakan golongan kelainan kulit yang didasari oleh factor konstitusi, hormon, kebiasaan buruk dan bila dijumpai pada muka dan aksila akan sulit dibedakan. Pada muka terdapat di sekitar leher, alis mata dan di belakang telinga.

2.1.3   Etiologi
Penyebab dermatitis belum diketahui secara pasti. Sebagian besar merupakan respon kulit terhadap agen-agen misal nya zat kimia, bakteri dan fungi selain itu alergi makanan juga bisa menyebabkan dermatitis. Respon tersebut dapat berhubungan dengan alergi. ( Arief Mansjoer.1998.”Kapita selekta” ).
  Penyebab Dermatitis secara umum dapat dibedakan menjadi 2 yaitu:
b)   Dalam ( endogen ) misalnya dermatitis atopik.

2.1.1   Pathway 
2.1.1   Manifestasi Klinik
Pada umumnya manifestasi klinis dermatitis adanya tanda-tanda radang akut terutama pruritus ( gatal ), kenaikan suhu tubuh, kemerahan, edema misalnya pada muka ( terutama palpebra dan bibir ), gangguan fungsi kulit dan genitalia eksterna.
a.    Stadium akut : kelainan kulit berupa eritema, edema, vesikel atau bula, erosi dan eksudasi sehingga tampak basah.
b.    Stadium subakut : eritema, dan edema berkurang, eksudat mengering menjadi kusta.
c.    Stadium kronis : lesi tampak kering, skuama, hiperpigmentasi, papul dan likenefikasi.
d.   Stadium tersebut tidak selalu berurutan, bisa saja sejak awal suatu dermatitis sejak awal memberi gambaran klinis berupa kelainan kulit stadium kronis.

2.1.2   Pemeriksaan Diagnostik
1. Pemeriksaan penunjang :
a.    Percobaan asetikolin ( suntikan dalam intracutan, solusio asetilkolin 1/5000).
b.    Percobaan histamin hostat disuntikkan pada lesi
2. Laboratorium
a.    Darah : Hb, leukosit, hitung jenis, trombosit, elektrolit, protein total, albumin, globulin
b.    Urin : pemerikasaan histopatologi.

2.1.7 Penatalaksanaan
Penatalaksanaan medis dan keperawatan dermatitis melalui terapi yaitu :
a.    Terapi sitemik à Pada dermatitis ringan diberi antihistamin atau kombinasi antihistamin, antiserotonin, antigraditinin, arit – SRS – A dan pada kasus berat dipertimbangkan pemberian kortikosteroid.
b.         Terapi topical à  Dermatitis akut diberi kompres bila sub akut cukup diberi bedak kocok bila kronik diberi saleb.
c.               Diet à Tinggi kalori dan tinggi protein ( TKTP ) Contoh : daging, susu, ikan,   jeruk, pisang, dan lain-lain.

2.1.8 Komplikasi
1.         Infeksi saluran nafas atas
2.         Bronkitis
3.         Infeksi kulit



Semoga dapat bermanfaat salam " Frenshilgo " Bagi yang ingin mendownload file lengkap + PPT, silahkan download dibawah ini.


Catatan :
Link dibawah ini akan mengantarkan sobat kesitus adl.ly. Jika situs tersebut sudah terbuka, silahkan tunggu 5 detik dan klik tombol SKIP AD yang berada di pojok kanan atas dari Browser sobat  untuk masuk ke Hosting download.

Download I Asuhan Keperawatan Dermatitis
Continue Reading | komentar
 
Copyright © 2011. Frenshilgo . All Rights Reserved
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template Modify by Creating Website. Inpire by Darkmatter Rockettheme Proudly powered by Blogger